LG G5 SE Akan Dijual Di Indonesia, Usung Harga & Spek Dibawah G5

 

lg g5 spek

LG akhirnya merilis ponsel terbarunya LG G5 SE di Indonesia, ponsel ini memiliki spesifikasi di bawah LG G5. Biarpun memiliki spesifikasi dibawah G5, namun ponsel ini masih memiliki fitur modularnya dimana Anda bisa memasang aksesoris tambahan lewat slot baterainya.

Sejumlah aksesoris G5 SE antara lain, Cartridge Modular Type berupa LG Cam Plus dan Hi-Fi Plus (B&O), LG Tone Platinum (Harman Kardob), LG 360 Cam, dan LG Rolling Bot. Semuanya bisa dibeli secara terpisah dengan harga yang bervariasi.

Yang membedakan LG G5 SE dengan G5 yakni :

  • Menggunakan prosesor Snapdragon 652 sedangkan G5 menggunakan Snapdragon 820
  • Memiliki RAM 3GB of RAM, G5 memiliki RAM 4GB

Selain perbedaan di bagian RAM dan prosesor, G5 SE memiliki spesifikasi yang sama yakni Layar berukuran 5,3 inci dengan kualitas IPS quad-HD quantum display (2560×1440, 554 dpi).

Sama-sama mengusung bodi metal unibody dengan dimensi 149.4 x 73.9 x 7.7mm dan berat 159 gram. upgrade di kamera belakang 16MP dan 8MP yang juga dilengkapi kemampuan wide angle hingga 135 derajat.

Sementara itu, kamera depannya membawa sensor 8MP.  memori internal 32GB yang bisa diperluas dengan slot microSD hingga 2TB. Baterai berkapasitas 2800 mAh memungkinkan pengguna untuk mengganti baterai kapan pun dengan fitur Quick Charging yang dibawa Qualcomm.

Harga LG G5 SE sendiri dibanderol Rp 8 juta untuk harga G5 diperkirakan Rp 9 juta. G5 SE mulai bisa dipesan akhir bulan Mei 2016.

Mengapa LG tak merilis G5 versi reguler di Indonesia ?, sperti dilansir Inet.Detik.com,  Hee Gyun Jang, Head of Mobile Communication Division PT LG Electronics Indonesia mengatakan, beberapa pertimbangan yang akhirnya membuat vendor asal Korea Selatan itu sepakat memasarkan G5 SE ke Indonesia ketimbang G5. Yang pertama menurut Jang adalah soal pilihan.

Baik G5 maupun G5 SE sendiri memang hanya memiliki perbedaan prosesor dan besaran RAM. Meski demikian, hal tersebut tidak menghilangkan nilai flagship di antara ke duanya.

Inilah yang dikhawatirkan akan menimbulkan kegelisahan di antara konsumen ketika ingin membeli. “Kami tidak mau menghadirkan banyak flagship ke Indonesia. Dua model terlalu banyak. Cukup satu model saja,” tutur Jang ketika ditemui di kantor LG di Gandaria 8, Jakarta, Selasa (10/5/2016).

Alasan kedua adalah soal teknologi selular carrier agregation. Seperti diketahui G5 dilengkapi dengan chipset Snapdragon 820, dimana chipset tersebut mampu mendukung carrier agregation hingga tiga band.

Sementara untuk G5 SE dipersenjatai dengan chipset Snapdragon 652 yang hanya mampu mendukung carrier agregation dua band.

Sedangkan seperti diketahui, di Indonesia saat ini sejumlah operator selular hanya mampu menyediakan teknologi carrier agregation dual band, yakni 1.800 MHz dan 900 MHz.

“Kalau kami bawa yang G5 maka akan jadi percuma. Karena operator di sini pun belum ada yang sanggup menyediakan carrer agregation tiga band,” lanjut Jang.

Selain itu, untuk masalah harga, Jang menuturkan jika tidak ada perbedaan yang signifikan di antara keduanya. “Hanya berkisar Rp 1 juta,” pungkasnya.

Share this article
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a reply