Tren Smartphone 2016 : Ponsel 4G Murah Bertaburan

4g_mast

Pada tahun 2016 mendatang, tren yang  akan makin terus berlanjut di 2016 nanti adalah makin membanjirnya ponsel 4G dengan harga murah di bawah Rp 1 jutaan. Hal ini diakibatkan pasca dibukanya spektrum baru 4G di 1.800 MHz.

Seperti dilansir DetikINET, ketersediaan ponsel 4G murah sulit dicapai jika Indonesia hanya mengandalkan spektrum 900 MHz saja. Pasalnya, ekosistem handsetnya di dunia tak sebanyak 1.800 MHz yang sudah jadi standar industri.

Di jaringan operator pun, handset 4G yang mayoritas digunakan pelanggan seluler, menurut Vice President LTE Commercial Telkomsel Lindayanti Harjono, rata-rata harganya masih di atas Rp 5 jutaan.

Maka begitu 1.800 MHz resmi diadopsi untuk 4G di Indonesia, gelombang arus hansdet 4G pun tak lama lagi akan membanjiri pasar. Mulai dari yang kelas premium hingga kelas low-end.

Gelombang ponsel 4G murah sudah dimulai sejak Polytron, Lenovo, dan Advan berlomba-lomba menawarkan handset di kisaran Rp 1 jutaan. Banderol harga ini diyakini akan terus turun seiring makin banyaknya jumlah produksi.

Advan sendiri telah mencanangkan tahun 2016 sebagai tahunnya ponsel 4G murah. Setelah menggandeng Indosat, vendor merek lokal milik PT Arga Mas Lestari Indonesia itu siap menggandeng operator 4G lainnya untuk bundling handset murah. Jumlah smartphone dan tablet yang akan diproduksi di 2016, ditargetkan oleh Advan akan mencapai sebanyak 700ribu unit atau naik dari 2015 yang diperkirakan mencapai 500 ribu unit. Semua unit ponsel ini dirakit di pabrik yang mempunyai lima line produksi.

Dari total 500 unit smartphone yang akan diproduksi tahun depan, sekitar 40% di antaranya merupakan smartphone berteknologi 4G LTE. “Masalahnya, 3G dan 4G sudah hampir tak ada lagi beda harganya. Jadi kami sekalian saja produksi 4G,” jelasnya.

“Tahun depan smartphone akan kami tingkatkan menjadi 70% atau sekitar 500 ribu unit karena permintaan smartphone yang meningkat. Sedangkan tablet mungkin sekitar 30% tapi akan terus dikurangi ditahun-tahun mendatang karena fungsinya yang kian tergerus 4G. Kami memiliki keinginan untuk menjadi vendor smartphone 4G papan atas di Indonesia sekaligus produsen lokal yang mampu berbicara di negeri sendiri,” katanya.

Ditambahkannya, saat ini Advan tengah mempersiapkan handset premium untuk dirilis tahun depan. “Sebenarnya kami sedang menyiapkan suatu produk yang benar-benar akan menjadi masterpiece. Saat ini sedang dalam tahap pengembangan dan evaluasi. Sifatnya tidak secara masal, tetapi limited, untuk membuktikan bahwa Advan juga bisa memiliki produk premium. Tahun depan kita luncurkan.”

Untuk menunjang agresivitasnya, Advan pun tak mau tanggung-tanggung. Demi menjaga popularitasnya di pasaran, ponsel merek lokal yang jadi mitra resmi untuk FC Barcelona ini akan mengalokasikan belanja modal Rp 30 miliar untuk pengembangan produk dan aktivitas pemasaran.

Share this article
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a reply